HOME/RUMAH

Rabu, 21 Maret 2018

Bab 3 Pendekatan Kontekstual dalam Matematika


G.  Metodologi Penelitian

Penelitian ini akan dilaksanakan di SDN Kec. Limbangan, Kab.Garut. Dengan subjek penelitian adalah siswa SD sebanyak 22; 7 lelaki, dan 15 perempuan. Fokus dalam penelitian berupa proses mengindentifikasi sifat-sifat bangun datar di kelas V SD semester 2.

1. Metode dan Desain Penelitian.

Persiapan yang dilakukan adalah meminta izin kepada pihak kepala sekolah tempat peneliti bekerja sebagai guru kelas V, mengadakan observasi dan wawancara, mengidentifikasi permasalahan pembelajaran matematika di kelas V, merumuskan metode terbaik yang akan digunakan, dan menyusun teknik pemantauan pada setiap tahap penelitian.
2. Subjek Penelitian
Penelitian dilakukan pada siswa kelas V SD Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut.

3. Definisi Operasional

Ada 3 siklus  sebagai pemantau pemberian tindakan dan mengevaluasinya.
Siklus I                                  
Tindakan 1:
Setelah diperoleh gambaran kelas, perhatian, aktivitas siswa, dan prestasi pelajaran matematika, maka siswa dibentuk ke dalam empat kelompok kemudian dilakukan tindakan. Tujuannya untuk menanamkan pemahaman terhadap materi bangun datar, yang terdiri dari tujuh sub konsep, yaitu:
a) pengertian persegi;
b) pengertian persegi panjang
c) pengertian segitiga
d) pengertian trapesium
e) pengertian jajargenjang
f) pengertian belah ketupat
g) pengertian layang-layang

Tindakan 2:
Melakukan pemantauan terhadap proses belajar dan aktivitas siswa dengan menggunakan format yang telah disediakan. Sasarannya kepada keterlibatan siswa dalam diskusi, pemahaman konseptual, dan pemahaman prosedural siswa.

Tindakan 3:
Melakukan analisis data berdasarkan hasil observasi dan pekerjaan siswa. Ditindaklanjuti dengan wawancara kepada beberapa siswa untuk mengetahui pemahaman siswa secara konseptual. Dan sebagai refleksi, peneliti merencanakan untuk melakukan siklus I bila ditemukan siswa yang belum memahami konsep yang diberikan.

Siklus II
Tindakan 1:
Siklus II dilakukan untuk menanamkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran bangun datar yang terdiri dari dua sub konsep, yaitu:
a) mengindentifikasi sifat-sifat bangun datar;
b) mengindentifikasi cara menghitung luas dan keliling bangun datar;

Tindakan 2:
Melakukan pemantauan terhadap proses pembelajaran dan aktivitas siswa dengan menggunakan format yang telah disediakan. Sasarannya kepada keterlibatan siswa dalam diskusi, pemahaman konseptual, dan pemahaman prosedural siswa pada masalah mengindentifikasi sifat-sifat bangun datar.

Tindakan 3:
Melakukan analisis data berdasarkan hasil observasi dan pekerjaan siswa. Ditindaklanjuti dengan wawancara kepada beberapa siswa untuk mengetahui pemahaman siswa secara konseptual. Dan sebagai refleksi, peneliti merencanakan untuk melakukan siklus II bila ditemukan siswa yang belum memahami konsep yang diberikan.

Siklus III
Tindakan 1:
Siklus III dilakukan menanamkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran bangun datar yang terdiri dari empat sub konsep, yaitu:
        a) menggambar bangun datar dengan media kertas berpetak;
        b) menggambar bangun datar dengan===;
        c) ;
        .
     Tindakan 2:
            Melakukan pemantauan terhadap proses pembelajaran dan aktivitas siswa dengan menggunakan format observasi yang telah disediakan. Sasarannya kepada keterlibatan siswa dalam diskusi, pemahaman konseptual, dan pemahaman prosedural siswa pada masalah geometri bangun datar.

      Tindakan 3:
Melakukan analisis data berdasarkan hasil observasi dan pekerjaan siswa.             Ditindaklanjuti dengan wawancara kepada beberapa siswa untuk mengetahui pemahaman siswa secara konseptual. Dan sebagai refleksi, peneliti merencanakan untuk melakukan siklus III bila ditemukan siswa yang belum memahami konsep yang diberikan.
           

4. Instrumen Penelitian


Sesuai dengan tujuan penelitian, maka pengumpulan data diperoleh dari:
a.    Tes Tertulis
Berupa LKS dan tes akhir pembelajaran untuk memperoleh gambaran penguasaan siswa pada materi pelajaran berupa mengindentifikasi sifat-sifat bangun datar.
b.    Format Observasi
Digunakan untuk mengetahui gambaran tentang keterlibatan siswa dalam diskusi. Pemahaman siswa secara konseptual dan prosedural, dan sikap guru pada saat pembelajaran yang dilakukan oleh pengamat khusus yang membantu peneliti dan guru sebagai peneliti.
c.     Catatan Lapangan
Digunakan untuk menuliskan kejadian-kejadian yang dianggap penting dan perlu untuk didiskusikan.
d.    Panduan Wawancara
Kegiatan ini dilakukan kepada beberapa siswa yang dapat mewakili kelas setelah pembelajaran berakhir. Bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa secara konseptual dan prosedural pada konsep geometri bangun datar berupa mengindentifikasi sifat-sifatnya, tanggapan siswa selama proses pembelajaran, dan untuk mengetahui kesulitan-kesulitan siswa selama pembelajaran.
e.    Dokumentasi
Diperoleh dari hasil pekerjaan siswa selama pembelajaran.

5. Teknik Pengumpulan Data


            Untuk mengetahui keberhasilan pencapaian tujuan ditentukan oleh analisis hasil tes tertulis, analisis hasil observasi, analisis hasil wawancara, dan ditindaklanjuti dengan triangulasi.
a)     Tes Tertulis: berupa permasalahan/petunjuk yang mengarahkan siswa untuk menemukan sendiri konsep yang dipelajarinya. Terfokus pada materi  mengindentifikasi sifat-sifat bangun datar.
b)    Observasi: bertujuan untuk mengumpulkan data mengenai proses pembelajaran matematika dalam hal minat dan aktivitas siswa serta kegiatan guru.  Peneliti dibantu seorang observer, yang merupakan rekan peneliti sendiri, dan bertugas mengamati proses tersebut.
c)     Wawancara: dilaksanakan antara guru dan siswa pada setiap akhir tindakan penelitian. Siswa yang diwawancarai adalah 3 orang yang masing-masing mewakili kelompok pandai, sedang dan kurang. Hasil wawancara dicatat pada lembar wawancara sebagai data untuk diolah pada langkah selanjutnya.
d)    Triangulasi: merupakan proses memastikan sesuatu dari berbagai sudut pandang, dapat dilakukan melalui pengambilan data dari berbagai narasumber, sampai diskusi antara guru sebagai peneliti dan observer, kemudian dicocokkan dengan literatur yang diambil.

6. Analisis Data untuk Pengujian Hipotesis

            Untuk melakukan pengujian hipotesis, maka data yang dikumpulkan dianalisis terlebih dahulu. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan menggunakan prosentase dan analisis data  kuantitatif dengan mencari x (rata-rata hitung) untuk mengetahui sampai sejauh mana ketercapaian/keberhasilan siswa (n: banyak sampel) setelah tindakan dilakukan dan variansi (s2), serta simpangan baku (S) dimaksudkan untuk memperoleh gambaran peningkatan keberhasilan proses pembelajaran dari satu tindakan ke tindakan berikutnya.

x = Σ ( fi . xi )
n
s2 =  nΣ  x -  ( Σ x2 )
n ( n - 1)
S = √S2
Keterangan:
x     = rata-rata hitung
n     = banyak sampel
fi.xi = hasil perkalian skor dengan frekuensi skor yang bersangkutan
s2      = variansi
S    = simpangan baku
∑x  = jumlah skor secara keseluruhan
∑x2 = jumlah kuadrat setiap skor

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


H. Jadwal Kegiatan


No.
JENIS KEGIATAN
WAKTU PELAKSANAAN


Januari
Februari
Maret
April


1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4

A. Persiapan
















1
Penyusunan
x















2
Seminar Proposal

x














3
Perizinan


x













4
Penyusunan Teknik Penelitian



x













B. Pelaksanaan
















1
Siklus I

















Tindakan 1




x












Tindakan 2





x











Tindakan 3






x









2
Siklus II

















Tindakan 1







x









Tindakan 2








x








Tindakan 3









x






3
Siklus III

















Tindakan 1










x






Tindakan 2











x





Tindakan 3












x




C. Pelaporan
















1
Pengumpulan Data
















2
Pengolahan Data
















3
Analisis Data
















4
Penulisan laporan
















5
Penggandaan Laporan
















6
Penyerahan Laporan
















 

 










I. Daftar Pustaka


Ahmad, D. (1995). Pengelolaan Kelas di Sekolah Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Hatimah, I. Dkk. (2010). Penelitian Pendidikan. Bandung: UPI PRESS.
Mulya, Z. (2006). Belajar Matematika untuk SD Kelas V. Bandung:  Sarana Panca Karya Nusa.

Noornia, A. dan Yurniwati. (2008). Metode Pembelajaran Matematika 1 dan 2. Jakarta: Azka Press.

Prabawanto, S dan Mujono. (2010). Statistika dan Peluang. Bandung: UPI PRESS.
Purwanto, M. N. (2007). Ilmu Pendidikan Teoretis dan Praktis. Bandung:  Remaja Rosdakarya.

Miptah (2009). Pendekatan Problem Solving dalam Pembelajaran Keliling dan Luas Bangun Datar di Kelas IV Sekolah Dasar. Proposal PGSD UPI Bandung. Tidak dipublikasikan.
.
Saud, Udin S dan Sutarsih, C. (2010). Pengembangan Profesi Guru. Bandung: UPI PRESS.
.
Sudjana, N. (2009). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Suhendra dan Suwarma, Dina M. (2009). Kapita Selekta Matematika. Bandung: UPI PRESS.

Supiadi, Dedi (2010). Pendekatan Konstruktivisme dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Pembelajaran  Bangun Ruang di Kelas V Sekolah Dasar. Proposal PGSD UPI Bandung. Tidak dipublikasikan.

Suwangsih, E dan Tiurlina. (2010). Model Pembelajaran Matematika. Bandung: UPI PRESS.

Tim penyusun Kamus Pusat Bahasa. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia 3. Jakarta: Balai Pustaka.

Tim Yayasan Pendidikan Haster. (2004). Ikhtisar rumus-rumus Lengkap Matematika untuk SD. Bandung: Pionir Jaya.

Undang, G. (2008). Teknik Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Sayagatama.
www.anneahira.com/pengaruh-disiplin-terhadap-prestasi-belajar, ditelusuri pada tanggal 31 Januari 2012.
www.gambar.mitrasites.com/bangun-datar, ditelusuri pada tanggal 31 januari 2012.
www.id.wikibooks.org/wiki/subjek/matematika, ditelusuri pada tanggal 31 Januari 2012.
www.rumusterbaru.blogspot.com/2011/10, ditelusuri pada tanggal 31 Januari 2012.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung, silahkan tinggalkan jejak persahabatan berupa komentar agar bisa menjalin relasi sebagai sesama blogger. Soalnya suka bingung, SILENT READER itu siapa saja, ya? :D